sepong terus yang jangan berhenti... diatas kursi

Ana mengangguk sambil memejamkan mata dan menahan perih yang dia rasakan. Aku pun lalu melumat bibirnya dan tanganku mengelus rambutnya sambil belum merubah posisi agar liang senggamanya bisa lebih rileks. Setelah kurasa Ana lebih tenang dan liang senggamanya mulai terbiasa. Masih dengan melakukan french kiss, akupun dengan tiba-tiba menghentakkan batang kejantananku ke dalam liang senggamanya. Ana terbeliak dan spontan menggigit bibirku. “aaaaaaacccchhhhhhh……” teriaknya tertahan karena saat itu masih berciuman denganku. Kuhentikan aktivitasku di bawah ana sejenak agar Ana terbiasa dan menghilangkan efek shock pada dirinya. Air mata menetes membasahi pipinya, aku pun menyekanya dengan punggung tanganku. “I love you honey…” kubisikkan kata tersebut dengan mesra ditelinganya. Ia pun menjawab “love you too”, sambil melingkarkan tangannya dileherku dan kedua tungkai kakinya menjepit pantatku. “masih sakit yank?” tanyaku.
Ana hanya menggeleng dan tersenyum. Aku pun mencoba untuk menggerakkan pinggulku maju dan mundur. “ssshhhh…..enak sayank…iya.hhh…di situ sayankhhh…” desah Ana saat mulai kugerakkan batang kejantananku. Kamipun berciuman kembali dan saling mengelus satu sama lainnya. Aku kaget saat tiba-tiba Ana berubah menjadi beringas, binal, lidahku disedot-sedot dan kamipun saling bertukar liur. Sepuluh menit berlalu, Ana semakin... Other video: Bokep Indo